GPS RTK ALPHA 4i
Mencari receiver GNSS yang ultra-ringkas, ringan, namun tetap memiliki performa tinggi untuk pekerjaan survei profesional?
GPS RTK Alpha 4i hadir sebagai Ultra RTK dengan desain sangat kompak, bobot hanya 380 gram dan dimensi 98 × 53 mm. Dibekali 1408 channels GNSS, Calibration-Free IMU, internal UHF radio, serta dukungan multi-konstelasi satelit, Alpha 4i dirancang untuk memberikan pengalaman pengukuran yang cepat, praktis, dan presisi di berbagai kondisi lapangan.
Dengan daya tahan hingga 18 jam pada mode NTRIP, proteksi IP67, Bluetooth 5.2 Dual Mode, serta sistem operasi RTOS, Alpha 4i menjadi solusi GNSS RTK modern untuk surveyor yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan performa.
Ultra Ringkas dengan 1408 Channels GNSS
Salah satu keunggulan utama
GPS RTK Alpha 4i adalah desainnya yang sangat ringkas. Receiver ini memiliki dimensi hanya
98 × 53 mm dengan bobot sekitar
380 gram, sehingga nyaman digunakan untuk pekerjaan lapangan dalam waktu lama.
Meskipun berukuran kecil, Alpha 4i dibekali
1408 channels GNSS dan mendukung berbagai konstelasi satelit global seperti GPS, BDS, GLONASS, Galileo, QZSS, SBAS, dan NavIC.
Teknologi antena full-frequency dengan desain phase center empat titik membantu receiver memperoleh solusi FIX dengan cepat, termasuk pada kondisi elevasi satelit rendah dan lingkungan pengukuran yang lebih kompleks.
Teknologi Positioning & Sistem RTOS
Alpha 4i menggunakan teknologi positioning SoC generasi terbaru dengan algoritma presisi tinggi untuk mendukung pemrosesan sinyal multi-konstelasi dan multi-frekuensi.
Receiver ini juga menggunakan
Real-Time Operating System (RTOS) yang dirancang untuk memberikan respons sistem secara cepat, penggunaan daya lebih efisien, serta performa yang stabil untuk kebutuhan RTK profesional.
Teknologi narrow-band anti-interference hingga 60 dB membantu meningkatkan ketahanan receiver terhadap gangguan sinyal saat digunakan di area lapangan yang memiliki interferensi radio.
Tabel Spesifikasi Teknis
Berikut adalah spesifikasi utama
GPS RTK Alpha 4i berdasarkan data teknis resmi pabrikan:
| Kategori |
Spesifikasi |
| Tipe Alat |
GNSS RTK Receiver / Ultra RTK |
| Channels GNSS |
1408 Channels |
| Konstelasi Satelit |
GPS, BDS, GLONASS, Galileo, QZSS, SBAS, NavIC |
| GPS |
L1C/A, L1C, L2C, L2P, L5 |
| BDS |
B1I, B2I, B3I, B1C, B2a, B2b |
| GLONASS |
G1, G2, G3 |
| Galileo |
E1, E5a, E5b, E6 |
| Akurasi Static |
H: ±(2.5 + 0.5 × 10⁻⁶D) mm, V: ±(5 + 0.5 × 10⁻⁶D) mm |
| Akurasi RTK |
H: ±(8 + 1 × 10⁻⁶D) mm, V: ±(15 + 1 × 10⁻⁶D) mm |
| IMU / Tilt Compensation |
Calibration-Free IMU, akurasi ±(8 + 0.3TILT) mm |
| Sudut Tilt |
0°–90°, 60° tilt sekitar 2 cm |
| Update Rate |
100Hz |
| Sistem Operasi |
RTOS |
| Bluetooth |
Bluetooth 5.2 BR/EDR + LE Dual Mode |
| Internal Radio |
UHF Transceiver 1W |
| Frekuensi Radio |
410–470 MHz |
| Protokol Radio |
TRIMTALK 450S, TRIMMARK III, SOUTH9600, SOUTH19200, SATEL9600, SATEL19200, Transparent |
| Waktu Kerja NTRIP |
Hingga 18 jam |
| Radio Receiving |
Hingga 15 jam |
| Radio Transmitting |
Hingga 8 jam |
| Ukuran |
98 × 53 mm (tidak termasuk interface 5/8″) |
| Berat |
380 gram |
| Proteksi |
IP67 tahan debu dan air |
| Ketahanan Jatuh |
Hingga 1,6 meter pada permukaan keras dalam kondisi suhu normal |
| Suhu Operasional |
-30°C hingga +70°C |
| Suhu Penyimpanan |
-40°C hingga +80°C |
| Port |
Type-C untuk charging & transfer data, SMA untuk antena radio |
Kelengkapan Paket Profesional
Paket profesional
GPS RTK Alpha 4i dilengkapi perangkat pendukung untuk membantu operasional survei lapangan:
- ✅ 1x Alpha 4i GNSS Receiver
- ✅ 1x Radio Antenna
- ✅ 1x Adapter
- ✅ 1x Data Cable
- ✅ 1x Controller
- ✅ 1x Controller Adapter
- ✅ 1x Controller Data Cable
- ✅ 1x Centering Rod
- ✅ 1x Buku Petunjuk / Instructions
- ✅ 1x Carrying Case
Calibration-Free IMU untuk Pengukuran Lebih Fleksibel
Teknologi
Calibration-Free IMU pada Alpha 4i membantu surveyor melakukan pengukuran tanpa harus selalu menjaga pole dalam posisi benar-benar tegak.
Sistem inertial navigation terintegrasi dengan data positioning, magnetometer, dan temperature compensation untuk menghasilkan data tilt secara real-time.
Pada kemiringan
60°, Alpha 4i dapat memberikan akurasi sekitar
2 cm. Sistem IMU juga tidak membutuhkan proses inisialisasi yang rumit. Surveyor cukup berjalan beberapa langkah untuk masuk ke mode inertial navigation.
Fitur ini sangat membantu untuk:
- Pengukuran dekat bangunan – mempermudah pengambilan titik yang sulit dijangkau.
- Area tertutup sebagian – pole dapat dimiringkan untuk memperoleh posisi pengukuran yang lebih ideal.
- Area pepohonan – memberikan fleksibilitas saat terdapat halangan di atas receiver.
- Titik berbahaya – pengukuran dapat dilakukan tanpa harus menempatkan pole tepat di atas titik.
- Pengukuran medan tidak rata – kompensasi kemiringan membantu meningkatkan efisiensi pekerjaan.
Internal UHF Radio 410–470 MHz
Alpha 4i telah dilengkapi
internal UHF radio transceiver dengan frekuensi kerja 410–470 MHz.
Radio mendukung berbagai protokol komunikasi seperti TRIMTALK 450S, TRIMMARK III, SOUTH9600, SOUTH19200, SATEL9600, SATEL19200, dan Transparent Protocol.
Alpha 4i juga kompatibel dengan radio eksternal hingga 35W untuk kebutuhan pekerjaan yang memerlukan konfigurasi komunikasi radio tambahan.
Multi-Konstelasi & Full-Frequency GNSS
Alpha 4i mendukung tujuh sistem satelit utama yaitu
GPS, BDS, GLONASS, Galileo, QZSS, SBAS, dan NavIC.
Teknologi antena full-frequency memungkinkan receiver menerima berbagai frekuensi GNSS dalam satu perangkat. Desain antena yang ringkas dipadukan dengan teknologi phase center dan high-gain wide beam untuk membantu mendapatkan solusi posisi secara cepat dan stabil.
Kemampuan ini membuat Alpha 4i cocok digunakan untuk pekerjaan:
- Survey topografi
- Stake out konstruksi
- Pemetaan lahan
- Pengukuran koordinat
- Pekerjaan jalan dan infrastruktur
- Pertambangan
- Perkebunan
- Survey cadastral
Baterai Tahan Lama untuk Pekerjaan Lapangan
Meskipun memiliki desain yang sangat ringkas, Alpha 4i menawarkan daya tahan baterai yang mendukung pekerjaan lapangan dalam waktu panjang.
Dalam mode
NTRIP, receiver dapat digunakan hingga sekitar
18 jam. Pada mode
Radio Receiving, waktu kerja mencapai sekitar
15 jam, sedangkan pada mode
Radio Transmitting dapat digunakan hingga sekitar
8 jam.
Receiver juga mendukung
Power Delivery 5–12V serta pengoperasian menggunakan power bank eksternal melalui koneksi Type-C.
Ringan, Kompak & Tahan Kondisi Lapangan
Dengan bobot hanya
380 gram, Alpha 4i membantu mengurangi beban surveyor saat bekerja dalam durasi panjang.
Housing receiver menggunakan konstruksi yang diperkuat aluminium alloy serta dilengkapi protective rubber band untuk perlindungan tambahan.
Proteksi
IP67 memberikan ketahanan terhadap debu dan air, sementara perangkat dirancang untuk tahan jatuh hingga sekitar
1,6 meter dalam kondisi penggunaan yang ditentukan pabrikan.
Software DiMap untuk Survey & Stake Out
Alpha 4i dapat digunakan bersama software lapangan
DiMap, yang dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pekerjaan survei.
Beberapa fungsi DiMap meliputi:
- Konfigurasi Base dan Rover
- Import Basemap untuk kebutuhan survey dan stake out
- Manajemen Data Stake Out
- Export Laporan
- CAD Drawing Recognition
- Editing dan Stake Out Data CAD
- Export CSV, DXF, KML dan berbagai format lainnya
DiMap juga dapat dipasang pada perangkat Android dan terhubung ke receiver melalui Bluetooth sehingga memberikan fleksibilitas lebih dalam penggunaan di lapangan.
Controller Alpha B3
Pada Professional Kit, Alpha 4i dapat dipadukan dengan
Alpha B3 Controller berbasis Android.
Spesifikasi utama controller Alpha B3 meliputi:
- Operating System: Android 11
- Processor: Octa Core 2.0GHz
- Memory: 4GB DDR4 + 64GB Storage
- SIM: Nano SIM 4G
- Display: 5.5 inch, 720 × 1440
- Camera: 13MP
- Battery: 9000mAh
- Protection: IP68
- Weight: 400 gram
Kesimpulan & Navigasi Produk
Dengan kombinasi
1408 channels GNSS, Calibration-Free IMU, internal UHF radio 410–470 MHz, Bluetooth 5.2, bobot hanya 380 gram, daya tahan hingga 18 jam, dan proteksi IP67,
GPS RTK Alpha 4i menawarkan solusi pengukuran modern yang ringan, praktis, dan efisien untuk surveyor profesional.
Desain ultra-ringkas membuat receiver nyaman dibawa untuk mobilitas tinggi, sementara dukungan multi-konstelasi, sistem RTOS, teknologi tilt compensation, dan software DiMap membantu meningkatkan produktivitas untuk pekerjaan survey, pemetaan, topografi, konstruksi, maupun stake out.
Butuh referensi alat ukur satelit lainnya? Jelajahi kategori GNSS RTK kami untuk melihat berbagai pilihan perangkat survey profesional yang tersedia di Adhijasa.